Art Projects

The Power Of Bibitulit

The Power Of Bibitulit
Tong besi, Horn Speakers dan Arduino.
2017

Merespon hubungan manusia dengan teknologi dan fenomena masyarakat mayoritas yang seolah berkuasa belakangan ini menjadi latar belakang karya ini. Pengamatan terhadap penggunaan horn speakers di masyarakat sebagai teknologi yang dekat dengan masyarakat dan memberikan informasi tentang politik, sosial dan budaya dari masyarakatnya. Horn Speakers menjadi simbol kuasa yang diolah dan direpresentasikan dalam karya ini. Karya ini menawarkan penggalaman demokratisasi kepada audiens dengan interaktifitas yang disajikan.

Indonesia merupakan negara dengan sesama penduduk Muslim. Banyaknya Muslim di Indonesia berdampak pada banyaknya Masjid di Indonesia. Horn Speaker merupakan salah satu teknologi yang digunakan untuk adzan (pidato untuk solat) atau ceramah.

Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, Sangat mudah konflik horizontal yang terjadi mengatasnamakan agama. Fenomena masyarakat mayoritas yang seolah berkuasa dengan menunjukan kekuatannya dan bertindak seenaknya terhadap masyarakat lain. Sesungguhnya arogansi tersebut sama sekali tidak diajarkan dalam Islam.

Sebagai bentuk tong diasosiasikan sebagai wadah menyimpan benda cair seperti minyak, madu dan lainnya. Di sisi lain tong merepresentasikan sebuah suara yang nyaring. Dalam kebudayaan di Indonesia, tong banyak digunakan sebagai bahan utama teknologi bedug yang mengadaptasi atau mempengaruhi sifat dari alat musik drum, sebagai penanda awal panggilan untuk beribadah rutin. Selain itu Horn Speaker banyak digunakan diberbagai sektor kebudayaan, salah satunya yang bersifat spiritual yaitu pada Masjid (tempat ibadah umat Muslim). Di Indonesia horn speaker banyak digunakan pada Masjid sebagai teknologi speaker luar dan perpanjangan suara untuk panggilan beribadah telah tiba.

Dalam karya ini horn speaker menghasilkan suara yang bising lalu bila tong dipukul dengan tongkat kayu dan menghasilkan suara nyaring, maka kebisingan dari horn speaker tersebut akan berhenti selama beberapa detik dan mengeluarkan kebisingan kembali. Hal tersebut merepresentasikan fenomena sosial di Indonesia. Fenomena beberapa oknum dari umat beragama mayoritas yang menggunakan kekuatannya untuk bertindak intoleran. Dan ketika kita ingin menghentikannya malah timbul gangguan baru dan kekuatan tersebut tetap membuat kebisingan.

Reference

Observe the phenomenon of using horn speakers in the community.

Horn speakers (TOA) as media technology in the Society.

Horn speakers generate suggestions
Suggestion => Control, Exclamation => Power

Process

  • Computing technology comes in as a hacker of the phenomenon.
  • The present computing technology delivers charm.
  • Art As a Sign
    The objects that are used and constructed become symbols (encoder) as a bid directive
    mean.